Waktu itu dia masih sangat muda,, bahkan berbicarapun masih terbata-bata..
Mama pergi meninggalkannya yang masih begitu belia.
Kira2 2 tahun umurnya,,
Tumbuh tanpa kasih dan peluk sang Bunda,,
Hanya ada watak keras kakak yg menjaga dan mengajarnya..
Yg tak ingin melihat hidupnya sia2 dan tak berguna tanpa Bundanya.
Yg ingin melihat dia dapat berdiri sendiri untuk hidupnya kelak.
Yg ingin membuat dia dapat tegar atas pahit dan kerasnya hidup.
Merawat dan menjaganya dengan keras bkn ingin menghancurkan dia, tapi menguatkannya.
Bahkan seorang kakak yg masih belia, 7tahun kira2 umurnya..
Masih seorang anak yg membutuhkan Bundanya,,
Yg sangat mengerti kehilangan Bunda dan sulitnya serta pahitnya hidup tanpa belaian dan bimbingan Bunda..
Waktu begitu kejam terhadap mereka,, merampas sosok penting dalam hidup mereka,, tak tau kah bahwa mereka tak dapat hidup sempurna tanpa hadirnya??
Kakak sangat mengerti hal itu,, sangat menyesali kepergian Bunda,, Kakak juga sangat ingin ikut Bunda pergi,, tapi kakak punya adik,, Kalau bukan karna ada adik,, kakak mungkin sekarang sudah bersama Bunda di Surga,,
Namun masih ada Ayah,,
Tapi Ayah tak punya banyak waktu untuk mereka,, Ayah bekerja pagi hingga malam,, Ayah tak punya waktu memperhatikan mereka,,
Kini 14 tahun sudah hidup tanpa Bunda, sepertiga hidup kakak tanpa Bunda, tapi adik hampir seumur hidupnya tanpa Bunda..
Kakak tak bisa jadi Bunda untuk adik,, kakak hanya sosok keras yg tak ingin terlihat lemah di mata adik..
Kini Ayah pun telah tiada,, Ayah menyusul Bunda tahun lalu, bahkan belum setahun kepergian Ayah,,
Hidup kakak sudah hancur,, berantakan sudah,,
Selama 14 tahun kakak sudah berusaha u/ menjaga adik dan mengajar, memberikan pendidikan yg terbaik,,
Hidup tanpa orangtua, bukannya membuatnya makin dewasa,, tapi malah terus membuat kakak menangis sepanjang waktu melihat kelakuannya,,
Hidup tanpa orangtua, bukannya meringankan beban pikiran kakak,, tapi malah membuat kakak tak dapat senyum bahagia,,
Kakak menyerah sudah,, tak dapat lagi lakukan apapun u/ mengubah adik,,
Kakak terlalu lelah dengan sikap dan tingkah lakunya,,
Kakak tak mampu lagi harus terus menangis meratapi hidupnya,,
Karna kakak sdh tak tau caranya,,
Karna kakak sdh tak kuat dengan derita,,
Jika suatu saat kakak pergi,, Kakak telah bersama Ayah dan Bunda,,
Tampilkan postingan dengan label Puisi aja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi aja. Tampilkan semua postingan
Senin, 28 Februari 2011
Selasa, 21 Desember 2010
Love Mom,,
Rasa Hangat dan aman ku dapati di dalam dirimu,,
Rasa ku tak ingin melihat dunia,,
Tak ingin meninggalkannya,,
Dan tak ingin melepasnya,,
Hanya disini,, dalam rahim mu aku aman dan nyaman,,,
12 bulan aku bertahan dalam dirimu, menyatu dengan nyawamu,,
Meski melebihi waktu sewajarnya,,
Meski mereka berkata tidaklah semestinya begitu lama aku di dalam didirimu, di dalam perut mu,,
Tapi Kau selalu melindungiku,,
terus merawatku,,
Meski tak dapat membelaiku,, Tangan lembutmu mengelus lembut dinding pembatas itu,,
Suara merdumu begitu menenangkanku,,
Mama,,
Kini,, 20 tahun sudah ku hadir di dunia ini,, Merasakan dinginnya udara,,
Duapertiga hidupku, ku jalani tanpa hadir mu,,
tanpa pelukmu, tanpa suaramu,,
Menelan pahitnya hidup,, memikul beratnya beban,, tanpa dirimu,,
Tak ada lagi rasa aman,
Tak ada lagi rasa nyaman,
Tak ada lagi pelukan hangat,
dan Tak terdengar lagi suaramu,,
Mama,,
Jika aku bisa memilih,,
Aku tak ingin keluar dari rahimmu,,
Aku juga tak ingin hidup ini,,
Aku ingin tetap menyatu dengan detak jantungmu..
Selamanya bersamamu,,
love u much,, Mama,,
HappY Mom's DaY,,
Miss Mom n Dad,,
Rasa ku tak ingin melihat dunia,,
Tak ingin meninggalkannya,,
Dan tak ingin melepasnya,,
Hanya disini,, dalam rahim mu aku aman dan nyaman,,,
12 bulan aku bertahan dalam dirimu, menyatu dengan nyawamu,,
Meski melebihi waktu sewajarnya,,
Meski mereka berkata tidaklah semestinya begitu lama aku di dalam didirimu, di dalam perut mu,,
Tapi Kau selalu melindungiku,,
terus merawatku,,
Meski tak dapat membelaiku,, Tangan lembutmu mengelus lembut dinding pembatas itu,,
Suara merdumu begitu menenangkanku,,
Mama,,
Kini,, 20 tahun sudah ku hadir di dunia ini,, Merasakan dinginnya udara,,
Duapertiga hidupku, ku jalani tanpa hadir mu,,
tanpa pelukmu, tanpa suaramu,,
Menelan pahitnya hidup,, memikul beratnya beban,, tanpa dirimu,,
Tak ada lagi rasa aman,
Tak ada lagi rasa nyaman,
Tak ada lagi pelukan hangat,
dan Tak terdengar lagi suaramu,,
Mama,,
Jika aku bisa memilih,,
Aku tak ingin keluar dari rahimmu,,
Aku juga tak ingin hidup ini,,
Aku ingin tetap menyatu dengan detak jantungmu..
Selamanya bersamamu,,
love u much,, Mama,,
HappY Mom's DaY,,
Miss Mom n Dad,,
Sabtu, 11 September 2010
11 Sept 2010 (keluh kesah)
Belakangan ini aq selalu merasa sepi,
Meski aq dapat tertawa,, meski aq menjalani setiap aktifitas seperti biasa..
Belakangan ini aq seperti ingin terus menangis,,
Aq selalu menghibur diri, Saat air mata ingin mengalir, selalu mencoba mendamaikan hati.. Mencari udara segar dan keheningan..
Belakangan aq merasa sesak didada, seperti batu besar menimpa,, aq berusaha mengangkat beban itu,,
Aq dapat tertawa,, aq tertawa untuk melepaskannya.. Aq melakukannya..
Tapi,,,, everything is nothing,,,
Tak ada arti,,
Aq tetap merasa sesak,, sulitnya menarik napas..
Belakangan ini aq merasa bosan dengan keadaan ini,, sendiri.. Teramat bosan..
Dalam kebisuan,, aq selalu tersenyum,, menghibur diri.. Tak apa2,, aq senang sendiri.. Aq bisa dengan keadaan ini.. Memang seperti ini..
Tapi kadang aq menginginkan ada yang temani,, Aq mengerti,,,,
Memikirkan diri sendiri,, aq terlalu egois jika memaksa..
Aq bisa sendiri,, berusaha sendiri,, menghibur diri sendiri,,
Belakangan aq juga merasa sakit kepala tak biasa,, mungkin karena aq tak pernah merasakan sakit ini,, belum pernah..
Mungkin karena belum pernah..
Aq cuma ingin menulis,, semua yang aq rasakan,, ingin menuangkan semua keluh kesah..
Hanya dengan ini bisa membuat aq menangis untuk mengangkat beban itu,,
Aq akan menjadi kuat dengan semua ini..
akan,, setelah semua terjadi..
Akhirnya, hanya air mata yang tak ingin ku tahan saat ini..
Bukan kepuraan seperti tawa..
Biarlah tulisan tak berarti ini sebagai pelampias hati ini...
Meski aq dapat tertawa,, meski aq menjalani setiap aktifitas seperti biasa..
Belakangan ini aq seperti ingin terus menangis,,
Aq selalu menghibur diri, Saat air mata ingin mengalir, selalu mencoba mendamaikan hati.. Mencari udara segar dan keheningan..
Belakangan aq merasa sesak didada, seperti batu besar menimpa,, aq berusaha mengangkat beban itu,,
Aq dapat tertawa,, aq tertawa untuk melepaskannya.. Aq melakukannya..
Tapi,,,, everything is nothing,,,
Tak ada arti,,
Aq tetap merasa sesak,, sulitnya menarik napas..
Belakangan ini aq merasa bosan dengan keadaan ini,, sendiri.. Teramat bosan..
Dalam kebisuan,, aq selalu tersenyum,, menghibur diri.. Tak apa2,, aq senang sendiri.. Aq bisa dengan keadaan ini.. Memang seperti ini..
Tapi kadang aq menginginkan ada yang temani,, Aq mengerti,,,,
Memikirkan diri sendiri,, aq terlalu egois jika memaksa..
Aq bisa sendiri,, berusaha sendiri,, menghibur diri sendiri,,
Belakangan aq juga merasa sakit kepala tak biasa,, mungkin karena aq tak pernah merasakan sakit ini,, belum pernah..
Mungkin karena belum pernah..
Aq cuma ingin menulis,, semua yang aq rasakan,, ingin menuangkan semua keluh kesah..
Hanya dengan ini bisa membuat aq menangis untuk mengangkat beban itu,,
Aq akan menjadi kuat dengan semua ini..
akan,, setelah semua terjadi..
Akhirnya, hanya air mata yang tak ingin ku tahan saat ini..
Bukan kepuraan seperti tawa..
Biarlah tulisan tak berarti ini sebagai pelampias hati ini...
Sabtu, 28 Agustus 2010
Kenangan 3 hari bersama membuat aq Tersenyum
Malam ini, selain merindukan kedua org tua ku,,,
Aku jg merindukan seseorang,, orang yang hanya datang sebentar dalam hidup aku,, meski hanya sebentar mengenalnya,, Ada harap dia selalu temani hidupku,, Ada harap agar dia tak pernah meninggalkan qu.. Ada harap selalu melihat wajahnya,, Ada harap selalu mendengar suaranya,..
Orang yang beberapa bulan ini tak pernah lagi hadir dalam pikiran ku,, bukan ingin melupakannya,, tapi tak ada luang untuk memikirkannya,, tak ada harapan juga untuk bersamanya..
Orang yang menjanjikan dinner romantis di tepi pantai,, meski menyadari itu hanya gombalan,, kata-kata puitis tak bermakna,, Tapi bukan itu yang aku inginkan dari dia..
Orang yang membuat aku dapat tertawa,, meski selalu menjengkelkan karena tingkah usilnya pada ku,, meski hanya 3 hari bersamanya..
Orang yang memberi motivasi pada ku,, dalam menjalani hidupku yang tak sempurna,,
Orang yang selalu bilang aku kurus,,
Orang yang memanggilku Tomboy,, dia pernah berkata bahwa karakter seseorang tak dapat diubah,, meskipun ingin berubah tetap saja Tomboy,, ^_^
Orang yang pernah bilang akan memelukku saat dia kembali.. Dan tak akan melepasku.. Meski aku sadari dia tak akan kembali.. Dia tak akan melakukannya..
Orang yang pertama kali dimarahi orang tua , yaitu oleh papaku,, karena mengantarku pulang begitu larutnya,, Orang yang mungkin hanya menganggapku seorang adik kecil.. Meski usia terpaut jauh,, tapi tak berarti dia terlalu tua untuk,,
Orang yang selama ini aku tunggu hadir dalam hidupku,, berharap anganku dapat terwujud dengan hadirnya,, tapi...
Semua hanya menjadi angan saja,, Dia tak akan pernah hadir temani hidupku,, Dia tak pernah ada rasa suka pada ku,, Dia yang kini sudah tak sendiri lagi..
Tak ada harap lagi,,
Aku tak ingin melupakannya,, dan tak akan pernah lupa,, Dia pernah hadir dalam hidupku meski hanya sebentar saja,, Dia yang pernah membuat aku tertawa lepas,, Dia yang pernah membuat hidupku begitu hangat,, Tawa yang begitu riangnya,, senyum begitu lebarnya,,
Aku tak akan pernah lupa suaranya, tawanya, tingkahnya,,
Tak akan pernah menghapusnya,, karena aku mengharapkan dia kembali lagi dalam hidupku,, meski itu adalah mustahil adanya..
Tak mengapa,, karena bagiku,, hidup tanpa harapan sama seperti orang hidup yang tak punya kehidupan..
Saat ini, aku hanya bisa tersenyum mengenang kembali 3hari yang kulewati bersamanya,, meskipun hanya bertemu 3hari,, tapi aku merasa aku telah lama mengenalnya,, bersamanya begitu hangat,, begitu riang,,
Beberapa bulan ini sudah tak pernah menghubunginya,, bukan tak ingin tapi tak berani,, pun tak ada luang,,,, Pun tak ada kabar darinya,, meski tau dia sudah tak sendiri lagi,, tak seperti 3 hari yang pernah kita lewati,, kini kita seperti tak saling mengenal..
Dia tak lagi perdulikan ku,, dan memang aku bukanlah siapa-siapa,, dia mengenalku hanya 3hari saja,,
Mengenangnya pun cukup membuat aku tersenyum..
Tak ada yang salah jika aku masih mengharapnya,, jika aku masih menunggunya,, meski aku tau hasil akhirnya..
Hanya kenangan yang kini aku punya,,
Kenangan 3hari bersama..
;-)
Aku jg merindukan seseorang,, orang yang hanya datang sebentar dalam hidup aku,, meski hanya sebentar mengenalnya,, Ada harap dia selalu temani hidupku,, Ada harap agar dia tak pernah meninggalkan qu.. Ada harap selalu melihat wajahnya,, Ada harap selalu mendengar suaranya,..
Orang yang beberapa bulan ini tak pernah lagi hadir dalam pikiran ku,, bukan ingin melupakannya,, tapi tak ada luang untuk memikirkannya,, tak ada harapan juga untuk bersamanya..
Orang yang menjanjikan dinner romantis di tepi pantai,, meski menyadari itu hanya gombalan,, kata-kata puitis tak bermakna,, Tapi bukan itu yang aku inginkan dari dia..
Orang yang membuat aku dapat tertawa,, meski selalu menjengkelkan karena tingkah usilnya pada ku,, meski hanya 3 hari bersamanya..
Orang yang memberi motivasi pada ku,, dalam menjalani hidupku yang tak sempurna,,
Orang yang selalu bilang aku kurus,,
Orang yang memanggilku Tomboy,, dia pernah berkata bahwa karakter seseorang tak dapat diubah,, meskipun ingin berubah tetap saja Tomboy,, ^_^
Orang yang pernah bilang akan memelukku saat dia kembali.. Dan tak akan melepasku.. Meski aku sadari dia tak akan kembali.. Dia tak akan melakukannya..
Orang yang pertama kali dimarahi orang tua , yaitu oleh papaku,, karena mengantarku pulang begitu larutnya,, Orang yang mungkin hanya menganggapku seorang adik kecil.. Meski usia terpaut jauh,, tapi tak berarti dia terlalu tua untuk,,
Orang yang selama ini aku tunggu hadir dalam hidupku,, berharap anganku dapat terwujud dengan hadirnya,, tapi...
Semua hanya menjadi angan saja,, Dia tak akan pernah hadir temani hidupku,, Dia tak pernah ada rasa suka pada ku,, Dia yang kini sudah tak sendiri lagi..
Tak ada harap lagi,,
Aku tak ingin melupakannya,, dan tak akan pernah lupa,, Dia pernah hadir dalam hidupku meski hanya sebentar saja,, Dia yang pernah membuat aku tertawa lepas,, Dia yang pernah membuat hidupku begitu hangat,, Tawa yang begitu riangnya,, senyum begitu lebarnya,,
Aku tak akan pernah lupa suaranya, tawanya, tingkahnya,,
Tak akan pernah menghapusnya,, karena aku mengharapkan dia kembali lagi dalam hidupku,, meski itu adalah mustahil adanya..
Tak mengapa,, karena bagiku,, hidup tanpa harapan sama seperti orang hidup yang tak punya kehidupan..
Saat ini, aku hanya bisa tersenyum mengenang kembali 3hari yang kulewati bersamanya,, meskipun hanya bertemu 3hari,, tapi aku merasa aku telah lama mengenalnya,, bersamanya begitu hangat,, begitu riang,,
Beberapa bulan ini sudah tak pernah menghubunginya,, bukan tak ingin tapi tak berani,, pun tak ada luang,,,, Pun tak ada kabar darinya,, meski tau dia sudah tak sendiri lagi,, tak seperti 3 hari yang pernah kita lewati,, kini kita seperti tak saling mengenal..
Dia tak lagi perdulikan ku,, dan memang aku bukanlah siapa-siapa,, dia mengenalku hanya 3hari saja,,
Mengenangnya pun cukup membuat aku tersenyum..
Tak ada yang salah jika aku masih mengharapnya,, jika aku masih menunggunya,, meski aku tau hasil akhirnya..
Hanya kenangan yang kini aku punya,,
Kenangan 3hari bersama..
;-)
Langganan:
Postingan (Atom)